Bertahun-Tahun Kita “Ditipu”, Karena Susu Kental Manis Tak Pernah Mengandung Susu



Sebagian dari Anda mungkin menentukan susu sebagai konsumsi wajib di pagi hari sebelum beraktivitas. Susu yang anda minum pun jenis susu kental manis (SKM), bukan bubuk. Padahal BPOM secara mengejutkan menyatakan bahwa tidak ada kandungan susu dalam susu kental manis.

Pernyataan mengejutkan tersebut disampaikan eksklusif oleh Penny Lukito, Kepala BPOM ibarat dilansir dari Kumparan. Kandungan dalam susu kental cantik hanyalah protein 6,5% dan lemak susu minimal 8%, tak ada kandungan padatan susu dalam produk yang disebut sebagai susu kental manis.

Ironisnya, masyarakat banyak yang mengganggap kalau susu kental manis adalah benar-benar susu. Sehingga sering dibeli untuk disajikan pada keluarga. Alternatif dari susu bubuk yang harganya terbilang cukup mahal. Padahal kalau susu kental manis dikonsumsi secara berlebihan akan memicu peningkatan risiko diabetes dan obesitas pada anak-anak. Kadar gula yang terkandung di susu kental cantik memang cukup tinggi.

“Sebagai sumber energi iya, tetapi sangat tidak baik apabila energi anak bersumber dari gula. Tubuh punya toleransi tertentu dan penelitian menjelaskan, konsumsi gula lebih dari 10% energi total akan berisiko penurunan sensitivitas insulin yang lalu memicu hiperglikemia (kadar gula darah lebih tinggi dari batas normal) dan memicu risiko diabetes.” kata Dr.Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, seorang dosen Gizi Poltekkes Kementerian Kesehatan dikutip dari Kompas.

Perlu anda ketahui, Indonesia berada di peringkat ke-7 sebagai negara penderita diabetes. Nah, untuk meminimalisir resiko diabetes, mulai kini sebaiknya anda mengonsumsi susu yang benar-benar susu, beli yang berbentuk bubuk.

Belum ada Komentar untuk "Bertahun-Tahun Kita “Ditipu”, Karena Susu Kental Manis Tak Pernah Mengandung Susu"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel