Para Korban Km Sinar Berdiri Karam Di Dasar Danau Yang Dalamnya Melebihi Selat Malaka

Teknologi canggih berjulukan Remotely Operated Vehicle (ROV) atau robot bawah air berhasil menangkap gambar jasad korban dan sepeda motor di kedalaman 450 meter Danau Toba. Hal itu disampaikan eksklusif oleh Kepala Basarnas, Marsekal Madya Tentara Nasional Indonesia Muhammad Syaugi.


Ketika titik kedalaman telah ditemukan, sekarang para tim berusaha mencari cara untuk mengangkat kapal beserta jasad para korban dari kedalaman tersebut. Bahkan dasar Danau Toba ini lebih dalam dari Selat Malaka yang kedalamannya sekitar 200 meter.


Menurut pakar geologi UGM, Rovicky Dwi Putrohari, Danau Toba terbentuk dari letusan Gunung Toba yang meletus pertama kali pada 700.000 tahun lalu. Gunung Toba kemudian beberapa kali meletus dan yang terakhir yaitu sekitar 73.000 tahun lalu. Berbeda dengan legenda yang dikisahkan turun-temurun, Danau Toba tidaklah terbentuk lewat ‘kutukan’.


 


 



Belum ada Komentar untuk "Para Korban Km Sinar Berdiri Karam Di Dasar Danau Yang Dalamnya Melebihi Selat Malaka"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel